Jelas beda antara yang berdoa dan yang tidak berdoa

ba’da sholat ashar, 2 (dua) orang sahabat memutuskan untuk mencari jajanan…
setelah berunding sejenak diputuskanlah untuk membeli bakso di sebuah warung terkenal di kota itu

diam-diam, tanpa sepengetahuan sahabatnya, ketika selesai sholat tadi,
abu fakir menyempatkan dulu berdo’a pada allah untuk urusan mencari jajanan ini
do’anya kurang lebih minta di tuntun kemana harus melangkah mencari pengganjal perut,
dan juga supaya dilancarkan selama urusan tersebut….

urusan ini terlihat sepele, dan memang sepele,
mari kita lihat hasilnya….

dua orang sahabat tersebut menyusuri jalan menuju warung yang dimaksud
di perjalanan tersebut abu fakir sempat berceloteh bahwa rejeki itu terkadang tidak harus memiliki
ada rejeki yang namanya rejeki melihat, rejeki mendengar,
kita harus siap menerima apapun yang akan terjadi

Sumber Gambar : Pexel.com

 

eh kejadian…
sesampai di tujuan ternyata mobil dan motor pada antri di depan lokasi
abu fakir tadinya tidak menduga bahwa warung yang dimaksud sahabatnya sebegitu ramai
dalam benaknya berkata, “jangankan makan, parkir aja susah ?”

abu fakir menyarankan sahabatnya untuk memutar kendaraan terlebih dahulu
barangkali nanti ada space kosong untuk parkiran..
kendaraan pun diputar mengitari blok pertokoan sekitar

alhamdulillah…. setelah berputar, ada satu space buat kendaraan mereka,
persis di seberang pintu masuk warung tersebut, dan tukang parkir pun sudah menanti
untuk mengarahkan kendaraan… subhanallah

begitu masuk warung, JREngggg…. keadaaan di dalam penuh orang-orang yang kelaparan hehehe
dari tua muda, anak-anak, dewasa, keluarga, macam-macam dah…
setelah clingak-clinguk mencari tempat duduk, rupanya hanya ada 2 bangku kosong posisi depan

merekapun segera mengambil tempat duduk,
baru sekitar 10 detik duduk
tiba-tiba dari arah belakang ada rombongan besar yang baru selesai makan
subhanallah…

merekapun pindah ke pojokan hehehehehh

sesaat duduk, salah seorang pelayan warung menghampiri menanyakan pesanan
orderan pun dipesan…

(disini bedanya !!!)

abu fakir melihat keadaan sekitar,
di seberang mereka, ada 2 orang (bapak dan anak) sedang menunggu pesanan datang
di arah belakang mereka, ada sekitar 8 orang (anak-anak sekolah) yang juga nampak gusar menunggu

lagi-lagi abu fakir membatin, “hemm… mereka yang datang dan pesan lebih dulu saja masih belum datang pesanan nya ?”

itulah rahasia allah,
sekitar 3 menit kemudian,
datanglah seorang pelayan membawa sekitar 5 mangkuk bakso di kedua tangannya
(kayaknya jelas bukan pesanan abu fakir nich hehehe….)

tapi apa yang terjadi ?
subhanallah…
pelayan itu menghampiri meja abu fakir, dan menurunkan 2 mangkuk bakso pesanan
lalu berlalu begitu saja membawa 3 mangkuk lainnya ke arah belakang
dan terlihat bukan mengarah kepada rombongan anak sekolah tadi
juga bukan bapak dan anak yang setia menunggu di meja seberang mereka

masya allah…

datang duluan belum tentu dapat duluan
pesan duluan belum tentu makan duluan

apakah cerita ini masih terkesan ‘SEPELE ?”

rasanya, tidak ada yang sepele jika sudah melibatkan allah
rasanya, akan hadir kisah indah jika telah melibatkan allah

mungkin tidak harus selalu happy ending dalam satu episod
bisa jadi ceritanya seperti sinetron atau film trilogi
yang akan happy pada endingnya heheheheh

selamat mencoba ya !

 

Salam Satu Jari Tauhid

Reply